24 September 2011

Penulisan internal link yang baik

Anda tentu sering menjumpai link rujukan dalam sebuah blog, dimana link tersebut mengarah kepada artikel serupa dalam blog tersebut. Link rujukan itulah yang dinamakan internal link.

Contohnya link yang diawali dengan kata "baca:" dan diikuti dengan link ke postingan yang lain tetapi masih dalam satu blog.

Contoh penulisan kode internal link yang kurang baik:
<a href="http://brugkembar.blogspot.com/2011/06/hiasi-header-dengan-floating-unique.html">Header dengan unik topnav</a>

sedangkan kode penulisan internal link yang baik adalah sebagai berikut:
<a href="/2011/06/hiasi-header-dengan-floating-unique.html">Header dengan unik topnav</a>

Pada URL kita tidak perlu menyertakan http://brugkembar.blogspot.com.

Dengan penulisan seperti ini otomatis link akan mengikuti akar domain yang berbeda jika kita suatu saat mengganti domain. Contoh kode penulisan untuk home:
<a href="/">Home</a>

Pada URL hanya dituliskan / yang berarti alamat link adalah akardomain ditambah /. Jika domain blog tempat link tersebut adalah http://brugkembar.blogspot.com, maka tujuan link menjadi http://brugkembar.blogspot.com/, jika domain tempat link tersebut adalah http://google.com, maka tujuan link adalah http://google.com/

Cara penulisan seperti ini adalah cara yang baik dan efektif, karena  jika kita suatu saat nanti mengganti domain karena suatu alasan, maka link otomatis mengikutinya, dan kita tidak harus mengeditnya satu persatu.

2 komentar:

  1. tips yg bagus, ap ini salah satu strategi link building jg

    BalasHapus
  2. felicito, el mensaje excelente

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.