Membongkar Kunci Piano dan Organ Tunggal

piano

Piano sebuah alat musik melodis dan juga bisa disebut harmonis karena alat musik ini tersusun oleh bilahan-bilahan tuts yang dapat menghasilkan nada atau not. Seiring dengan kemajuan zaman piano kini sudah semakin maju terlebih dengan hadirnya alat musik elektrik seperti keyboard / organ tunggal. Namun keberadaan piano tidak semakin suram oleh hadirnya keyboard dan organ tunggal, bahkan kini semakin tinggi kedudukannya. Tidak sembarangan orang mengkoleksi alat musik ini disamping harganya yang lumayan mahal juga cara memainkannya pun tidak semudah dengan alat musik yang lain seperti gitar contohnya.

Di jagat ini banyak masyarakat yang mahir bermain gitar dari kalangan atas sampai kepada pengamen jalanan. Mereka mampu memainkan alat musik gitar dengan piawai tanpa harus menempuh pendidikan yang khusus. Wajar saja karena harga alat musik ini yang terjangkau oleh masyarakat, juga mudah untuk dipelajarinya. Asal berlatih secara kontinyu maka kita akan mampu menguasai kunci / akor pada alat musik gitar.  Meskipun begitu bukan berarti Piano / keyboard / organ tunggal tidak bisa dimainkan oleh setiap orang.

Sebetulnya untuk dapat memainkan musik keyboard / organ tunggal tidak sesulit yang dibayangkan. Asal kita tahu tangga nada maka kita dapat memainkan alat musik ini.

Ada beberapa persyaratan untuk dapat memainkan alat musik Piano /keyboard / organ tunggal yaitu :
1. Mengetahui tangga nada Mayor dan Tangga nada minor
2. Keterampilan jari dan tidak tegang atau kaku
3. Mempunyai rasa musical atau feeling musik

Baiklah berikut ini saya berikan informasi yang mudah-mudahan berguna bagi calon-calon Player (sebutan untuk pemain keyboard / organ tunggal). Bagi yang sudah mahir mungkin tulisan ini tidak ada artinya namun bagi yang baru mau belajar bermain piano / keyboard / organ tunggal ini akan sangat membantu dalam upaya membongkar kunci piano / keyboard / organ tunggal.

Tidak perlu panjang lebar langsung saja kita bongkar kunci piano / keyboard / organ tunggal.
Untuk mencari kunci nada pada piano / keyboard / organ tunggal caranya sebagai berikut :

Anda harus Mengetahui kunci nada pada Tangga Nada Mayor, kalau kunci pada tangga nada Mayor sudah ketemu maka untuk kunci nada minornya akan sangat mudah ditemukan.
Tangga nada Mayor mempunyai spasi : 1 – 1 – ½ - 1 – 1 – 1 – ½
Contoh : pada Tangga Nada C Mayor,
Jarak atau spasi dari c ke d = 1
Jarak atau spasi dari d ke e = 1
Jarak atau spasi dari e ke f = ½
Jarak atau spasi dari f ke g = 1
Jarak atau spasi dari g ke a = 1
Jarak atau spasi dari a ke b = 1

Jarak atau spasi dari b ke c = ½

Kita lihat gambar di bawah ini :

gambar_tuts

Untuk mengetahui spasi atau jarak nada adalah dengan melihat tuts pada gambar di atas. Setiap bergeser 1 tuts dihargai ½ . Dari tuts c ke tuts d bergeser 2 tuts , tuts pertama bernada c# (cis), dan tuts yang kedua adalah d. Sehingga perhitungannya 2 dikalikan ½ sama dengan 1. Angka 1 adalah spasi dari c menuju d. demikian seterusnya.

Nah kita sudah tau spasi, sekarang kita tentukan akor atau kuncinya. Susunan nada C Mayor adalah : c – d – e – f – g – a – b – c Berikutnya diambil nada ke 1 nada ke 3 dan nada ke 5. Sehingga didapat kunci C Mayor adalah c – e – g

Kunci C Mayor sudah ditemukan, bagaimana dengan kunci c minor? Caranya hampir sama dengan C Mayor, cuman nada ke 3 diturunkan ½ nada (satu tuts) INGAT ! untuk memudahkan selalu lihat gambar tuts di atas. Sehingga didapat kunci C minor adalah c – dis – f atau c – es – f Catatan : c – dis – f posisi tuts yang ditekan sama dengan c – es – f

Itulah tips untuk membongkar kunci pada alat musik Piano / organ tunggal. Perlu saya ingatkan Kalau anda nggak mau capek menekan tuts keyboard / organ tunggal, anda bisa  bermain keyboard / organ tunggal tanpa menekan tuts, caranya tinggal masukkan disket / flashdisk yang berisi song dan bisa anda dapatkan disini .

Sekarang tugas anda dengan menggunakan tips di atas coba cari kunci nada dis minor, kalau sudah ketemu kasih komentar di blog ini. Kalau nggak ketemu silahkan ajukan pertanyaan di kotak komentar

UPDATE 20 JANUARI 2011
Setelah membaca komentar dari salah seorang sahabat blogger yang punya username Aje Gile Mantab, ternyata ada sedikit kesalahan dalam penulisan artikel saya.  Untuk itu saya ucapkan banyak terima kasih kepada mas Aje Gile Mantab. Dan sebagai ralat, berikut ini pembetulannya :

Penulisan yang salah saya beri tanda cetak tebal warna MERAH;
Kunci C Mayor sudah ditemukan, bagaimana dengan kunci c minor? Caranya hampir sama dengan C Mayor, cuman nada ke 3 diturunkan ½ nada (satu tuts) INGAT ! untuk memudahkan selalu lihat gambar tuts di atas. Sehingga didapat kunci C minor adalah c – dis – f atau c – es – f Catatan : c – dis – f posisi tuts yang ditekan sama dengan c – es – f.

Penulisan yang benar saya beri tanda cetak tebal warna BIRU;
Kunci C Mayor sudah ditemukan, bagaimana dengan kunci c minor? Caranya hampir sama dengan C Mayor, cuman nada ke 3 diturunkan ½ nada (satu tuts) INGAT ! untuk memudahkan selalu lihat gambar tuts di atas. Sehingga didapat kunci C minor adalah c – dis – g atau c – es – g Catatan : c – dis – g posisi tuts yang ditekan sama dengan c – es – g.

Demikian mohon maaf. Dan apabila sobat menemukan kesalahan penulisan yang terdapat pada posting blog ini, saya selalu terbuka menerima kritik dan saran dari pembaca semua. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada sobat yang telah kasih masukan melalui komentar.