28 Desember 2010

Kelemahan Halaman Depan Blog Hanya Judul Post Tanpa Isi

Halaman depan hanya menampilkan Judul posting ini tengah menjadi trend di kalangan blogger. Saya sendiri juga menerapkan gaya ini di blog saya yang lain, kalau tidak keberatan silahkan kunjungi blog untuk anak smp.  Tidak bisa dipungkiri lagi gaya seperti ini memiliki keuntungan dari segi penampilan, juga dapat menghemat ruang.  Terlebih bila banyak feature dan gadget yang ingin disodorkan kepada pembaca, ruang kosong yang seharusnya ditempati isi artikel dapat dimanfaatkan untuk gadget yang lain.

frontpage_tanpa_isi

Biasanya blog yang menerapkan model seperti ini adalah untuk blog-blog bisnis, karena memang halaman depan adalah tempat yang sangat strategis untuk memajang konten-konten penawaran kepada pembaca. Dan pembaca pun akan tertarik untuk meng-explore-nya.

Pengalaman saya ketika mengedit HTML blog awalnya sangat puas dengan hasil yang saya capai yaitu tampilan blog yang halaman depannya hanya judul saja tanpa isi artikel.  Namun masalah baru, mulai muncul ketika selesai membuat artikel dan hendak mempublishnya. Sebelum dipublish, untuk memastikan sudah sesuai keinginan kita atau tidak maka kita memanfaatkan Preview atau Pratinjau.

Apa yang terjadi setelah mengklik Preview?
Disitulah mulai terlihat kelemahan atau kekurangan dari metode Halaman depan hanya judul tanpa isi.  Kalau sebelumnya melalui Preview kita bisa melihat hasil jadinya, Tapi sekarang yang muncul di Preview adalah Cuma Judul artikel tanpa menyertakan isinya.

Untuk itu saran saya kepada anda, sebelum anda memutuskan untuk membuat halaman depan hanya judul tanpa isi sebaiknya fikirkan dulu masak-masak. Kalau ternyata menurut anda lebih menyukai Blog dengan halaman depan  tanpa menyertakan isi, dan berniat ingin membuatnya, silahkan anda baca postingan saya dulu yang bertitle :
Hanya judul post yang muncul di halaman depan.
Alamat URLnya :
http://brugkembar.blogspot.com/2010/11/hanya-judul-post-yang-muncul-di-halaman.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.